0



PANDANGAN UMUM
FRAKSI PARTAI KEBANGKITAN BANGSA
TERHADAP LAPORAN PERTANGGUNGJAWABAN PELAKSANAAN ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH
KABUPATEN SLEMAN TAHUN ANGGARAN 2014
TANGGAL 26 JUNI 2015


Sdr. Pimpinan sidang yang kami hormati
Sdr. Bupati  & Wakil Bupati Sleman yang kami hormati
Sdr. Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman beserta jajarannya yang kami hormati
Sdr. Jajaran Forpimda Sleman yang kami hormati
Sdr. Ketua Pengadilan Negeri Sleman yang kami hormati
Sdr. Pimpinan dan Seluruh Anggota DPRD Sleman yang kami hormati
Sdr. Sekretaris Dewan beserta staf yang kami hormati
Sdr. Wartawan, hadirin dan undangan yang kami hormati.


Assalamu ‘alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh.

Alhamdulillahirobil 'alamin, Segala puji bagi Allah SWT atas segala limpahan nikmatnya kepada kita, Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita, Nabi Muhammad saw, keluarga, sahabat, serta pengikutnya yang konsisten hingga hari akhir.
Sebelum kami membacakan pemandangan umum Fraksi terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD tahun anggaran 2014, perkenankanlah kami menucapkan selamat menunaikan ibadah puasa tahun 1436 Hijriah semoga Ibadah puasa kita diterima Allah SWT. Selanjutnya kami mengucapkan terima kasih kepada Saudara Bupati dan Wakil Bupati beserta jajarannya yang telah bekerja keras dan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan pembangunan di Kabupaten Sleman selama tahun 2014.
Dalam kesempatan ini pula, Fraksi PKB juga menyampaikan apresiasi yang mendalam terhadap berbagai penghargaan yang diterima oleh Pemerintah Daerah, selama tahun 2014 khususnya Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang tahun ini tanpa paragraf penjelasan/catatan. Tentunya sebagian penilaian dari beberapa penghargaan tersebut merupakan kinerja Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pembangunan dengan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2014. Semoga penghargaan yang diterima tersebut, menjadi kebanggaan bersama, bukan hanya dimiliki oleh aparatur pemerintah daerah saja, tapi juga dimiliki oleh seluruh warga masyarakat kabupaten Sleman.
Selanjutnya, setelah kami melakukan telaah yang mendalam, atas seluruh dokumen yang diserahkan Pemerintah Kota, mulai dari Pidato Bupati dalam rangka Pengantar Penyampaian Rancangan Peraturan Daerah tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2014, beserta seluruh lampirannya, izinkan kami menyampaikan pemandangan umum terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kabupaten Sleman Tahun Anggaran 2014 sebagai berikut.


I.             Pendahuluan
Laporan keuangan pemerintah daerah merupakan media komunikasi pemerintah daerah kepada publik sebagai wujud transparansi informasi sesuai dengan prinsip-prinsip dalam good governance, tata kelola pemerintahan yang baik. Laporan keuangan pemerintah daerah juga merupakan media evaluasi untuk perbaikan-perbaikan di masa yang akan datang. Laporan keuangan pemerintah daerah sebagai media evaluasi kinerja tidak terlepas dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), keduanya merupakan satu kesatuan. APBD merupakan media perencanaan, panduan pelaksanaan kegiatan, dan media evaluasi yang penyusunannya salah satunya harus di dasarkan pada laporan keuangan pemerintah daerah.
Laporan keuangan pemerintah daerah merupakan representasi dari gambaran realitas bagaimana pengelolaan pemerintah oleh Walikota bersama dengan satuan kerja pemerintah daerah (SKPD) yang berada dalam kepemimpinannya. Laporan keuangan pemerintah daerah dapat mencerminkan bagaimana efisiensi dan efektifitas penggunaan dana untuk pencapaian misi dan visi Kabupaten Sleman. Laporan keuangan pemerintah daerah juga merupakan cerminan bagaimana pengelolaan dan pengawasan aset-aset pemerintah untuk dioptimalkan bagi kepentingan rakyat. Laporan keuangan pemerintah daerah juga merupakan gambaran kinerja pemerintah pada umumnya dan kinerja masing-masing SKPD pada khususnya.

II.           Pembahasan
Mengawali pandangan umum Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa, kami sampaikan terlebih dahulu hal-hal yang berkembang di Masyarakat berkaitan dengan permasalahan sosial kemasyarakatan diantaranya:
1.    Berkaitan dengan Keberadaan Masjid Sudiro Husodo sebagai Masjid Agung nya Kabupaten Sleman saat ini  sangat membutuhkan renovasi dan penambahan fasilitas-fasilitas agar betul-betul menjadi icon “Masjid Agung” dan menjadi kebangganaan masyarakat Kabupaten Sleman. Disamping itu perlu revitalisasi pengurus/takmir masjidnya sehingga kegiatan-kegiatan keagamaan di Masjid Agung semakin semarak. Kami menanyakan kapan renovasi dan penambahan fasilitas termaksud akan direalisasikan?. Yang kedua perlu sosialisasi tentang nama Masjid Agung Sleman ini karena dalam penulisannya masih ada yang menyebut “Masjid Agung Sudiro Husodo” dan “Masjid Agung Dr. Wahidin Sudiro Husodo”.  Yang benar mana?,
2.    Dalam rangka menjaga kesucian bulan Ramadhan, kami menanyakan kenapa masih ada beberapa tempat hiburan, panti pijat, spa yang masih buka, bahkan di siang hari. Mohon tanggapannya?
3.    Mendekati Hari Raya ini beberapa ketua RT/RW menanyakan kapan Tunjangan Hari Raya (THR) buat mereka akan disampaikan, begitu juga dengan Kaum atau Rois Kampung apakah juga akan mendapatkan THR tersebut. Kapan kira-kira THR tersebut dibagikan?


Sdr. Pimpinan Rapat dan Hadirin yang kami hormati;

Sebagaimana diatur dalam Undang-undang No. 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, Undang-undang No. 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan Pusat dan Daerah. Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2014 berupa laporan keuangan. Pada laporan keuangan dari sisi Realisasi Pendapatan Asli Daerah pada tahun Anggaran 2014 mengalami peningkatan terutama dari pendapatan pajak daerah, baru kemudian pendapatan retribusi daerah, untuk itu Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa meminta agar Eksekutif memperhatikan beberapa kelemahan yang menyangkut pajak dan retribusi daerah, antara lain:
1.    Masih belum transparannya Dinas pemungut memberikan data potensi pajak sebagai contoh masih banyak potensi pajak dari hotel, tempat hiburan, karaoke, spa yang bertebaran dimana-mana, bahkan masih banyak kos-kosan eksklusif yang lolos dari pendataan sehingga potensi kerugian sangat besar. Mohon tanggapan?
2.    Pada sektor retribusi daerah kami menanyakan tentang pengelolaan stadion tridadi dan GOR Pangukan yang menurut kami belum disampaikan secara transparan, termasuk pengelolaan retribusi dari parkir yang masih banyak  kecurangan (karcis tidak diberikan, jika diberikan tidak disobek untuk dipakai lagi dan modus-modus lainnya)
3.    Kurangnya koordinasi antar dinas terkait Perda tentang pajak dan retribusi daerah, sehingga mengakibatkan hilangnya potensi pendapatan, sebagai contoh banyak wajib retribusi IMB yang belum mengajukan IMB namun masih terus membangun dan tidak ada tindakan tegas dari tim penertiban bangunan sehingga berakibat tidak masuknya retribusi IMB ke kas daerah, contoh lain tidak adanya tindakan tegas dari tim penertiban reklame terhadap reklame yang tidak berijin atau reklame yang dibiarkan kosong tanpa meteri ilan sehingga mengakibatkan hilangnya potensi dari pajak reklame.
4.    Fraksi PKB melihat pada pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun 2014 SiLPA sebesar 499.724.664.810,23 (empat ratus Sembilan puluh Sembilan milyar tujuh ratus dua puluh empat juta enam ratus enam puluh empat ribu delapan ratus sepuluh rupiah dua puluh tiga sen) adalah angka yang terlalu besar, hal ini menunjukkan lemahnya sisi perencanaan anggaran, semestinya sisa anggaran sebesar ini bisa dialihkan ke program lain yang lebih dibutuhkan oleh masyarakat pada tahun 2014 yang lalu.
5.    Terhadap penyertaan modal pemerintah daerah pada PT Bank BPD DIY dan PD Bank Pasar kami ingin melihat jumlah nominal rupiah dana pemerintah daerah yang ada didua bank tersebut.
III.          PENUTUP
Demikianlah Pandangan Umum Fraksi PKB terhadap Rancangan Peraturan Daerah Tentang Laporan Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran Tahun 2014 disampaikan.
Akhirul kalam wassalaamu’alaikum Wr, Wb.

Sleman, 26 Juni 2015
DEWAN PERWAKILAN  RAKYAT  DAERAH KAB. SLEMAN
FRAKSI PARTAI KEBANGKITAN BANGSA (FPKB)






Tri Nugroho,SE
Ketua

Rahayu Widi Nuryani, SH. Sekretaris

Post a Comment

 
Top