0




PANDANGAN UMUM
FRAKSI KEBANGKITAN BANGSA
TERHADAP RAPERDA TENTANG APBD TAHUN ANGGARAN 2016


Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Yang kami hormati Saudara Ketua Rapat Paripurna
Yang kami hormati Saudara Penjabat Bupati Sleman
Yang kami hormati Unsur Forpimda dan Ketua Pengadilan Negeri Sleman
Yang kami hormati Saudara Sekretaris Daerah beserta jajaran Eksekutif,
Yang kami hormati Saudara Rekan-rekan anggota DPRD, rekan Pers, tamu undangan dan hadirin yang berbahagia,

Alhamdulillah, marilah bersama-sama memanjatkan puji syukur kehadirat Allah Tuhan Yang Maha Pemurah atas limpahan rahmat, karunia dan berkah dalam kehidupan kita, sehingga kita dapat bersilaturahmi dan dipertemukan kembali dalam rapat paripurna Penyampaian Pandangan umum Fraksi-Fraksi terhadap  Raperda Tentang APBD Tahun Anggaran 2016 pada saat ini  dalam keadaaan yang penuh keberkahan.
Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada uswah hasanah kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarga dan para sahabat yang selalu setia mengikutinya dan semoga kelak kita sekalian senantiasa mendapatkan safaatnya. Amin.
Rapat Paripurna Dewan yang terhormat dan hadirin yang berbahagia
Mengawali penyampaian pemandangan umum ini, izinkanlah kami dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa menyampaikan ucapan terima kasih :
·      Yang pertama kepada Saudara Penjabat Bupati Sleman yang telah menyampaikan sambutan dalam menghantarkan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sleman Tahun Anggaran 2016 pada tanggal 24 November 2015.
·      Yang kedua, kepada Pimpinan Rapat paripurna Dewan yang berkenan memberikan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan  : Pemandangan Umum Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sleman Anggaran 2016
Sebelum kami menyampaikan pandangan umum fraksi, perkenankanlah kami mengingatkan kembali kepada kita semua untuk senantiasa menjaga situasi agar tetap kondusif aman dan damai menjelang pelaksanaan Pilkada Kabupaten Sleman pada 9 Desember 2015 mendatang. Mari kita bertekat untuk mensukseskan pilkada Sleman 2015, perkenankan kami membacakan pantun Jika hendak beli jamur, Jangan lupa beli selada,  jika ingin Sleman makmur, Sukses dulu di pilkada”


Rapat Paripurna Dewan yang terhormat dan hadirin yang berbahagia
Setelah mencermati, dan mempelajari Kebijakan Umum Belanja Daerah Tahun Anggaran 2016, Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara APBD Tahun Anggaran 2016 dan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten SlemanTahun 2015 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2016.
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa memandang perlu untuk memberikan catatan, pertanyaan dan pernyataan dalam pemandangan umum ini terhadap raperda tersebut:

I. PENDAHULUAN
Sejak berlakunya UU 23 tahun 2014, peran APBD harus mencerminkan respon Pemerintah Daerah terhadap kebutuhan masyarakat dan solusi bagi persoalan yang dihadapi masyarakat. Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) mempunyai peran yang sangat strategis untuk mendukung aktivitas Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menjalankan fungsinya baik untuk menunjang pelayanan publik, implementasi berbagai macam regulasi, meningkatkan pembangunan di berbagai sektor dan untuk pemberdayaan masyarakat. APBD juga merupakan instrumen teknis dari idealisme pembangunan yang ingin diwujudkan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman yang muaranya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya dalam penyusunan dan pembahasannya harus berpegang teguh pada prinsip-prinsip efisiensi, efektifitas, ekonomis, dan tepat sasaran. Yang lebih penting lagi bahwa APBD harus mencerminkan respon pemerintah terhadap kebutuhan-kebutuhan prioritas masyarakat dan memiliki kapasitas untuk menyelesaikan sebagian besar problem masyarakat.

II TANGGAPAN
1. HAL UMUM
·        Baru 2 malam yang lalu DPRD Kabupaten Sleman menerima Penyampaian RAPBD Kabupaten Sleman Tahun Anggaran 2016 dari Saudara Penjabat Bupati, dan pada malam ini DPRD Kabupaten Sleman melalui fraksi-fraksi diharuskan untuk memberikan pemandangan umumnya. Bagi Fraksi PKB, permasalahan anggaran 2.375 Trilyun yang akan digunakan untuk 365 hari, dan hanya dibahas dalam 48 jam, adalah sebuah ironi. Kami berharap kedepan lebih dipersiapkan dari awal sehingga waktu yang tersedia cukup.

2. PENDAPATAN
·        PAD direncanakan sebesar 2.375 Trilyun dibandingkan APBD 2015, PAD 2016 mengalami kenaikan sebesar 8.45%. Terhadap rencana kenaikan PAD yang paling tinggi adalah dari pos pajak daerah Rp. 367.20 milyar, FPKB berharap target tersebut dapat terlampaui terutama dari pajak hotel dan restoran serta pajak reklame yang belum di optimalkan salah satunya dengan pengadakan stiker/segel masa berlaku yang mencolok, disamping itu dengan penegakan aturan perda dengan sangsi yang tegas bagi pelaku-pelaku usaha yang nakal, seperti masih banyaknya salon, spa dan panti pijat yang tidak berijin padahal berpotensi untuk menaikan PAD Kabupaten Sleman.  Sehingga PAD masih bisa di tingkatkan lagi. Mohon tanggapan
·        Untuk meningkatkan PAD salah satu potensi yang perlu dikaji dan dilakukan studi kelayakan adalah dengan membentuk BUMD baru seperti pendirian perusahaan air minum kemasan, secara kasar bisa dihitung kebutuhan air minum kemasan tiap-tiap SKPD setiap harinya. Daripada membeli air minum kemasan dari pihak luar, kenapa tidak diproduksi sendiri dan dibuat regulasi perda yang mengatur hal tersebut. Mohon tanggapan
·        Berkaitan dengan Dana Insentif Daerah (DID) yang hanya sebesar Rp. 5 milyar atau mengalami penurunan 78,26% patut kita sesalkan bersama dan patut untuk di pertanyakan kepada pemerintah pusat, sebab dari kriteria yang ditetapkan kita sudah memenuhi: Kriteria kinerja pengelolaan keuangan, kita sudah WTP, kinerja pendidikan kita juga mampu, kinerja ekonomi dan kesejahteraan masyarakat kita juga memenuhi, kedepan harus ada upaya untuk menjelaskan kepada pemerintah pusat. Mohon tanggapan
·        Kami mengingatkan kembali berkaitan dengan hutang PSS yang belum dibayarkan, agar menjadi pemasukan pemerintah daerah Kabupaten Sleman. Mohon tanggapan

3. BELANJA
·        Berkaitan dengan kebijakan Alokasi Dana Desa sebagaimana diamanatkan Undang-undang Nomor 6 tentang Desa dimana tahun anggaran 2016 adalah sebesar 10% dari jumlah Dana Perimbangan dikurangi DAK yaitu sebesar Rp.106,97 milyar merupakan angka yang cukup besar yang akan dikelola oleh Desa, pertanyaannya adalah seberapa siapkah Desa untuk mengelola dana tersebut sesuai dengan aturan yang ada. Mohon tanggapan
·        Berkaitan dengan dana hibah yang tidak tersalur dan salah satu penyebabnya karena adanya UU Nomor 23/2014 yang mensyaratkan penerima dana hibah harus berbadan hukum. Meski sudah ada Surat Edaran bernomor 900/4627/SJ tentang Penajaman Ketentuan Pasal 298 ayat 5 Undang-undang Nomor 23/2014 tentang Pemerintah Daerah, dimana dalam Pasal 298 ayat 5 itu disebutkan dana hibah dapat diberikan kepada badan, lembaga, dan organisasi masyarakat (Ormas) yang berbadan hukum. Apakah tidak dimungkinkan untuk diberikan dana atau stimulan kepada ormas dan masyarakat agar bisa mengurus badan hukum? Mohon tanggapan.
·        Berkaitan dengan penatausahaan belanja daerah terutama dari SKPD-SKPD perlu didorong agar ada koordinasi yang intensif antar SKPD agar informasi-informasi tentang penyedia barang dan jasa yang baik, murah dan berkualitas dapat disampaikan, sehingga dapat dilakukan efisiensi dari sisi belanja SKPD. Mohon tindak lanjut
·        Berkaitan dengan pentingnya pembangunan dibidang spiritual terutama dengan keberadaan Masjid Sudiro Husodo yang menjadi icon Kebupaten Sleman kami mohon perhatian yang serius dari pemerintah daerah Kabupaten Sleman dengan meningkatkan anggaran renovasi yang hanya Rp. 5 milyar. Mohon tanggapan
·        Keberadaan  RSUD Kabupaten Sleman, mohon peningkatan anggaran yang significant karena saat ini membutuhkan kucuran anggaran.
·        Berkaitan dengan PD BPR Bank Sleman yang menjadi salah satu icon BUMD Sleman, sebagaimana tertuang dalam Perda No.20 TH 2013 tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Nomor 2 Tahun 2008 Tentang Perusahaan Daerah Bank Perkreditan Rakyat Bank Sleman. Maka perlu adanya regulasi baru untuk merubah Perda No.20 Tahun 2013  tersebut karena hakekat penyertaan modal tersebut adalah untuk menambah PAD, bahkan jika sudah saatnya PD BPR Bank Sleman harus menjadi Bank Umum, maka Fraksi PKB siap mendukung dan mendorong untuk segera direalisasikan sehingga penerimaan gaji pegawai dan transaksi-transaksi pemerintah daerah lainnya bisa di rekening Bank Sleman. Mohon tanggapan
·        Selaras dengan tujuan Kabupaten Sleman menjadi Smart City atau Kabupaten yang ramah teknologi informasi, dan dalam rangka menuju kepada clean government pemerintahan yang bersih, sudah selayaknya Sleman menerapkan E-Procuerement atau e-tendering atau tender secara online sehingga tender yang dilakukan lebih transparan dan dapat dipertanggungjawabkan. Mohon tanggapan
·        Berkaitan dengan belum adanya icon berupa Tugu Masuk dipintu-pintu masuk kabupaten Sleman perlu dianggarkan pengadaannya. Mohon tanggapan
·        Berkaitan dengan kasus SD Cangcangan Cangkirngan mohon dipercepat proses tukar gulingnya. Begitu juga mohon perhatian serius dan penambahan dana dari pemerintah daerah dalam peningkatan kualitas pendidikan di sekolah-sekolah negri sehingga pamor sekolah-sekolah negri tidak kalah dengan sekolah favorit swasta. Mohon tanggapan
·        Berkaitan dengan dana hibah ormas khususnya ormas keagamaan Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah mohon ditingkatkan. Mohon tanggapan



III. PENUTUP
Rapat Dewan yang Terhormat, dan hadirin yang berbahagia
Demikian Pandangan umum Fraksi PKB terhadap Raperda Tentang APBD Tahun Anggaran 2016 ,  Mohon tanggapan yang proporsional dari Penjabat Bupati dan  Mohon maaf apabila kami di dalam menyampaikan Pandangan Umum ini ada hal yang tidak berkenan.
Akhirnya, semoga Allah SWT meridhoi setiap upaya kita dalam menjalankan amanah rakyat ini. Aamiin.

Akhirul kalam wassalaamu’alaikum Wr, Wb.

Sleman, 25 November 2015
DEWAN PERWAKILAN  RAKYAT  DAERAH KAB. SLEMAN
FRAKSI PARTAI KEBANGKITAN BANGSA (FPKB)






Tri Nugroho,SE
Ketua

Rahayu Widi Nuryani, SH. Sekretaris

Post a Comment

 
Top