0




PANDANGAN UMUM
FRAKSI KEBANGKITAN BANGSA
TERHADAP RAPERDA TENTANG APBD TAHUN ANGGARAN 2018

Assalamu’alaikum wa rahmatullahi wa barakatuh

Yang kami hormati Saudara Ketua Rapat Paripurna
Yang kami hormati Saudara Bupati Sleman
Yang kami hormati Unsur Forpimda dan Ketua Pengadilan Negeri Sleman
Yang kami hormati Saudara Sekretaris Daerah beserta jajaran Eksekutif,
Yang kami hormati Saudara Rekan-rekan anggota DPRD, rekan Pers, tamu undangan dan hadirin yang berbahagia,

Alhamdulillah, marilah bersama-sama memanjatkan puji syukur kehadirat Allah Tuhan Yang Maha Pemurah atas limpahan rahmat, karunia dan berkah dalam kehidupan kita, sehingga kita dapat bersilaturahmi dan dipertemukan kembali dalam rapat paripurna Penyampaian Pandangan umum Fraksi-Fraksi terhadap Raperda Tentang APBD Tahun Anggaran 2018 pada saat ini dalam keadaaan yang penuh keberkahan.
Sholawat serta salam semoga senantiasa tercurahkan kepada uswah hasanah kita Nabi Muhammad SAW beserta keluarga, para sahabat yang selalu setia mengikutinya dan kita semua, semoga kelak kita sekalian senantiasa mendapatkan safaatnya. Amin.
Rapat Paripurna Dewan yang terhormat dan hadirin yang berbahagia
Mengawali penyampaian pandangan umum ini, izinkanlah kami dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa menyampaikan ucapan terima kasih :
·      Yang pertama kepada Saudara Bupati Sleman yang telah menyampaikan sambutan dalam menghantarkan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sleman Tahun Anggaran 2018 pada tanggal 15 Oktober 2018.
·      Yang kedua, kepada Pimpinan Rapat paripurna Dewan yang berkenan memberikan kesempatan kepada kami untuk menyampaikan  : Pemandangan Umum Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Sleman Anggaran 2018
Sebelum kami menyampaikan pandangan umum fraksi, perkenankanlah kami mengucapkan selamat Hari Santri Nasional 22 Oktober 2017 (hari kemaren) dan Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2017 yang 5 hari lagi akan kita peringati namun kadang sering kita lupakan:
Buah pepaya, buah semangka
Sungguh bukan pasangan serasi
Sumpah pemuda jadi barang langka
Kemanakah bangsa ini berjatidiri
Semoga dengan semangat sumpah pemuda menumbuhkan semangat kita untuk berkarya.
Rapat Paripurna Dewan yang terhormat dan hadirin yang berbahagia
Setelah mencermati, dan mempelajari Kebijakan Umum Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018, Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara APBD Tahun Anggaran 2018 dan Rancangan Peraturan Daerah Kabupaten Sleman Tahun 2018 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2018.
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa memandang perlu untuk memberikan sedikit catatan, pertanyaan dan pernyataan dalam pemandangan umum ini terhadap raperda tersebut:
I. PENDAHULUAN
AnggaranPendapatandanBelanja Daerah (APBD) mempunyaiperan yang sangat strategis unntuk mendukung aktivitas Pemerintah Kabupaten Sleman dalam menjalankan fungsinya baik untuk menunjang pelayanan publik, implementasi berbagai macam regulasi, meningkatkan pembangunan di berbagai sektor dan untuk pemberdayaan masyarakat. APBD juga merupakan instrumen teknis dari idealisme pembangunan yang ingin diwujudkan oleh Pemerintah Kabupaten Sleman yang muaranya adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Oleh karenanya dalam penyusunan dan pembahasannya harus berpegang teguh pada prinsip-prinsip efisiensi, efektifitas, ekonomis, dant epat sasaran. Yang lebih penting lagi bahwa APBD harus mencerminkan respon pemerintah terhadap kebutuhan-kebutuhan prioritas masyarakat dan memiliki kapasitas untuk menyelesaikan sebagian besar problem masyarakat.
II TANGGAPAN
1.      Asumsi-asumsi yang digunakan sebagai dasar untuk menyusun Rencana APBD Tahun 2018 ini sebaiknya diselaraskan dengan asumsi yang digunakan oleh pemerintah pusat dalam menyusun APBN 2018 meskipun Kabupaten Sleman mempunyai parameter sendiri dan dengan metode kajian yang berbeda, sebagai contoh pemerintah pusat menggunakaan asumsi pertumbuhan ekonomi sebesar 5,4% (kita 5,27%), pemerintah daerah menentukan tingkat inflasi sebesar 4.7% padahal pemerintah pusat membuat asumsi inflasi hanya 3,5%.
2.      Terkait PAD sebesar Rp.752,10 milyar, kami memandang masih banyak pos-pos pendapatan asli daerah yang masih bisa ditekan agar memberikan kontribusi pendapatan asli daerah lebih besar lagi, sebagai contoh optimalisasi pajak hotel dan restoran, pengelolaan sektor pariwisata, retribusi parkir, pajak reklame/iklan, dll. Khusus optimalisasi retribusi parkir jika dianggap kekurangan SDM dengan cakupan wilayah yang sedemikian luas bisa dipertimbangkan untuk ditambah. Mohon tanggapan
3.      Untuk meningkatkan PAD dimasa yang akan datang, perlu dikaji kembali terkait dengan regulasi Pajak dan Retribusi Daerah, mengingat saat ini banyak sekali hotel, restoran, apartemen, kafe, kos ekslusif dan lain-lain, yang mungkin belum tersentuh dengan regulasi/perda yang ada, sehingga memberikan kontribusi pada pendapatan asli daerah. Kami juga mendorong kerjasama investasi yang dimungkinkan sebagai alternatif PAD di luar Pajak dan Retribusi, agar hendaknya benar-benar dirintis dan dilaksanakan, mengingat potensinya yang besar terhadap peningkatan PAD Kabupaten Sleman. Mohon tanggapan
4.      Masih terkait dengan optimaliasi sumber PAD khususnya potensi kontribusi dari BUMD PDAM, ternyata dilapangan masih banyak warga sleman yang menjadi pelanggan PDAM Kota Yogyakarta. Mohon pemerintah daerah Kabupaten Sleman untuk membuat permohonan pengambil alihan, mengingat sumber mata air yang digunakan PDAM Kota Yogyakarta juga berasal dari Sleman. Mohon tanggapan
5.      Terkait dengan belanja daerah dalam Rencana APBD 2018 sebesar Rp. 2.582 triliun atau turun sebesar 1,26% dibandingkan tahun 2017, kami mengapresiasi penurunan yang dilakukan oleh pemerintah daerah baik belanja langsung maupun belanja tidak langsung, meskipun masih terdapat defisit Rp. 105,24 milyar.
6.    Sehubungan dengan pertanyaan Fraksi Kebangkitan Bangsa APBD T tahun 2017 terkait pembelian tanah untuk RSUD di Kecamatan Prambanan, jawaban Bupati sependapat serta dalam pertimbangan dekat dengan jalan utama Jogja-Solo akan tetapi kami mendengar bahwa lokasi jauh dari jalan utama Jogja-Solo. Mohon tanggapan.
Malu bertanya sesat di jalan
Banyak bertanya tidak sesuai kesepakatan

III. PENUTUP
Rapat Dewan yang Terhormat, dan hadirin yang berbahagia
Demikian Pandangan umum Fraksi PKB terhadap Raperda Tentang APBD Tahun Anggaran 2018 , Mohon tanggapan yang proporsional dari Bupati dan  Mohon maaf apabila kami di dalam menyampaikan Pandangan Umum ini ada hal yang tidak berkenan. Kami akhiri dengan sebuah pantun:
Andaikan senyum sudah jadi kebiasaan
Hari-harinya wajah dihiasi muka menawan
Pandangan umum telah kami sampaikan
sudi kiranya saudara bupati memberi jawaban
Akhirnya, semoga Allah SWT meridhoi setiap upaya kita dalam menjalankan amanah rakyat ini. Aamiin.
Akhirul kalam wassalaamu’alaikum Wr, Wb.

Sleman, 23 Oktober 2017
DEWAN PERWAKILAN  RAKYAT  DAERAH KAB. SLEMAN
FRAKSI PARTAI KEBANGKITAN BANGSA (FPKB)




Tri Nugroho,SE
Ketua

Rahayu Widi Nuryani, SH.MH Sekretaris

Post a Comment

 
Top